Tuesday, June 14, 2011

hari rabu

Bapa, sampai kapankah Engkau membiarkan aku melakukan hal ini.
apakah Allah tidak ada saat itu?
sampai kapankah Allah menyembunyikan wajahMu padaku?

Bapa, aku hanyalah tumbuhan yang Engkau tanam untuk Engkau lihat bunganya
untuk Engkau lihat dan Engkau petik buahnya
untuk Engkau rasakan kesegaran yang aku hasilkan dari dedaunanku
untuk Engkau lihat ketegaran batang-batangku yang kokoh
untuk Engkau lihat akar-akar ku yang kuat untuk dihinggapi burung-burung merdu
untuk Engkau siram hari demi hari.

tapi aku mendustaiMU dengan tingkahku
aku menyelimuti diriku dengan kebohongan
aku merampas buah yang harusnya aku hasilkan dengan pikiran yang kotor
aku tidak kudus.
aku berlari tapi bukan mendapatiMU, tapi kesenangan lagu dan tarian
aku jatuh demi kenikmatan.

Bapa ampunilah aku tumbuhan liar ini.
tumbuhanMu.
karena Allah tau diriku
dan aku tahu Engkau adalah Allah yang maha adil, maha kasih, maha setia.
janjimu tidak akan pernah berhenti.
tidak akan pernah batal.
Bapa ini aku.

Monday, May 30, 2011

Graham Kendrick-for this i have Jesus

for the joys and for the sorrows
The best and worst of times
For this moment, for tomorrow
For all that lies behind
Fears that crowd around me
For the failure of my plans
For the dreams of all I hope to be
The truth of what I am

For this I have Jesus
For this I have Jesus
For this I have Jesus, I have Jesus
(Repeat)

For the tears that flow in secret
In the broken times
For the moments of elation
Or the troubled mind
For all the disappointments
Or the sting of old regrets
All my prayers and longings
That seem unanswered yet

For the weakness of my body
The burdens of each day
For the nights of doubt and worry
When sleep has fled away
Needing reassurance
And the will to start again
A steely-eyed endurance
The strength to fight and win

Saturday, May 28, 2011

grace by MIchael W. Smith

lagu ini mengingatkanku akan saat aku pertama kali mengenal Dia.

I was lost when ya found me here
You pulled me close and held me near
And I'm a fool but still you love
I'll be your fool for the king of love

He gave me wings so I could fly
And gave me a song to color the sky
And all I have is all from you
And all I want is all of you

It's grace, grace
I'm nothing without you
Grace, your grace
Shines on me

And there've been days when I've walked away
Too much to carry
Nothing left to say
Forgive me Lord when I'm weak and lost
You traded heaven for a wooden cross

And all these years you've carried me
You've been my eyes when I could not see
And beauty grows in the driving rain
Your oil of gladness in the times of pain

It's grace, your grace
I'm nothing without you
Grace, your grace
Shines on me
Your grace, your grace
I'm nothing without you
Grace, your grace
Shines on me oh yeah
Shines on me
Shines on me
I'm everything with you
Shines on me
Shines on me
It's your grace
Shines on me
Your grace
Oh
Your grace it shines on me
Your grace
Your grace
Shines on me
Shines on me
Your grace it shines on me
Your grace

Angelic Slideshow

Angelic Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Angelic Slideshow ★ to Jakarta. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"

Thursday, May 26, 2011

MP3EI

Indonesia Berharap Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi 2025

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah berharap Indonesia masuk ke dalam kategori negara berpenghasilan tinggi pada 2025 dengan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki khususnya ekonomi.


Keterangan tertulis Kementerian Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu menyebutkan, saat ini Indonesia menduduki peringkat 17 ekonomi dunia, dengan pendapatan per kapita sekitar 3.000 dolar AS pada 2010.

Jika sesuai rencana pemerintah, maka Indonesia sudah masuk ke dalam negara kategori "high income country" pada 2025.


Indonesia memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan utama (driver) ekonomi Indonesia.


Saat ini Indonesia sedang berubah dari "factor driven economy" menuju "efficiency driven economy".


Namun potensi yang dimiliki Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan dunia tidak serta merta bisa terwujud. Terdapat tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan seperti keterbatasan infrastruktur, kualitas SDM masih rendah, urbanisasi, dan dampak perubahan iklim.


Karena itu diperlukan sebuah perencanaan matang untuk memanfaatkan momentum bergabung ke dalam negara-negara emerging market.


Pemerintah kemudian menyusun cetak biru percepatan transformasi ekonomi yang perlu didukung oleh berbagai terobosan dan perubahan pola pikir di dalam perumusan strategi dan kebijakan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang, tidak cukup hanya langkah biasa.


Perencanaan tersebut diwujudkan dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) yang mencakup 22 aktivitas ekonomi utama Indonesia dan merupakan adaptasi serta integrasi dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2002-2025.


Presiden Yudhoyono akan meluncurkan MP3EI pada Jumat (27/5) di Balai Sidang Jakarta Convention Center. Setelah peluncuran, akan dibentuk Tim Pelaksana yang dipimpin Presiden dengan keanggotaan dari berbagai unsur.


Peluncuran MP3EI akan diwarnai dengan dimulainya proyek-proyek yang pencanangannya dipusatkan di empat lokasi yaitu Sei Mangke (Sumatera Utara), Cilegon ( Jawa Barat), Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), dan Timika (Papua).


Pada acara peluncuran MP3EI, Presiden Yudhoyono direncanakan akan mengadakan dialog jarak jauh dengan para gubernur di keempat lokasi dimaksud.

Wednesday, May 25, 2011

BI Keluarkan 23 Kebijakan Moneter Dan Perbankan 2011

koraninternet.com
Kamis, 30 Desember 10

Jakarta, Koran Internet: Bank Indonesia mengeluarkan 23 kebijakan bidang moneter dan perbankan untuk memperkuat stabilitas moneter dan sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan memperkuat ketahanan menghadapi kemungkinan gejolak perekonomian 2011.

"Prioritas kebijakan yang dikeluarkan meliputi lima aspek penting," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution ketika mengumumkan langkah kebijakan bersama sejumlah anggota Dewan Gubernur BI di Gedung BI Jakarta, Rabu.

Lima aspek itu meliputi kebijakan penguatan stabilitas moneter, kebijakan mendorong peran intermediasi perbankan, kebijakan meningkatkan ketahanan perbankan, penguatan kebijakan makroprudensial, dan penguatan fungsi pengawasan.

Kebijakan penguatan stabilitas moneter meliputi dua kebijakan yaitu penerapan kembali batasan posisi saldo harian pinjaman luar negeri bank berjangka pendek mulai akhir Januari 2011 dan pencabutan ketentuan penyediaan pasokan valuta asing bagi perusahaan domestik mulai Januari 2011.

Kebijakan mendorong peran intermediasi perbankan meliputi penerapan standar operasi administrasi sekuritas kredit pemilikan rumah, pemberlakuan kewajiban mengumumkan suku bunga dasar kredit secara luas ke masyarakat mulai 31 Maret 2011, perhitungan aset tertimbang menurut resiko (ATMR) bagi bank umum yang lebih rendah untuk kredit ritel usaha mikro dan usaha kecil mulai Januari 2012.

Selain itu perizinan pengaturan dan pengawasan biro kredit swasta mulai semester I 2011, program Bank Pembangunan Daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah (sudah diluncurkan 21 Desember 2010), dan program perluasan akses kepada lembaga keuangan (financial inclusion).

Sementara kebijakan meningkatkan ketahanan perbankan meliputi penyempurnaan ketentuan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) mulai awal 2011, peningkatan kepatuhan bank umum mulai September 2011, perhitungan ATMR bank umum untuk risiko kredit menggunakan pendekatan standar (mulai Januari 2012).

Selanjutnya, penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan aktivitas kerja sama pemasaran dengan perusahaan asuransi (berlaku sejak Desember 2010).

Selain itu pengaturan penilaian kualitas aktiva bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah serta kualitas aktiva bagi bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS) mulai 2011, penyempurnaan pengaturan resktrukturisasi pembiayaan pada bank umum syariah dan unit usaha syariah mulai 2011.

Kemudian penyempurnaan batas maksimum pembiayaan dana (BMPD) BPRS mulai 2011, perubahan izin usaha bank umum menjadi izin usaha bank prekreditan rakyat (BPR) mulai awal 2011, dan upaya mendorong terwujudnya BPR yang berdaya saing tinggi dan menerapkan tata kelola yang baik.

Sementara itu kebijakan yang terkait dengan penguatan makroprudensial meliputi penyempurnaan ketentuan dan penggunaan informasi rencana bisnis bank (berlaku sejak Oktober 2010 sementara untuk rencana bisnis bank mulai 2011), menaikkan rasio giro wajib minimum (GWM) valas dari satu persen menjadi lima persen mulai 1 Maret 2011 dan dari lima persen menjadi delapan persen mulai 1 Juni 2011, dan mengembalikan peraturan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada kondisi normal setelah krisis pada 2008.

Kebijakan penguatan fungsi pengawasan meliputi penyempurnaan sistem pengawasan bank berdasarkan risiko, penetapan status dan tindak lanjut pengawasan bank (exit policy) mulai 2011, dan penyempurnaan tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko.

Selain kebijakan dalam lima aspek itu, BI juga memberikan perhatian khusus bagi beberapa daerah yang mengalami bencana dalam bentuk pemberian perlakuan khusus bagi kredit di daerah bencana.

"Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan kondisi perekonomian di daerah-daerah yang terkena bencana yakni letusan Gunung Merapi, bencana banjir bandang di Wasior, dan bencana tsunami di Kepulauan Mentawai," kata Darmin Nasution. (CS/Ant)

indonesia


http://www.indonesia.travel/